Senin, 15 April 2019

Temu Ilmiah Regional, KSEI FENS IAIN Parepare Raih Penghargaan IdePaper Terbaik

IAIN Parepare--- Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Forum Ekonomi Syariah (FENS) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare berhasil mendapatkan penghargaan sebagai ide paper terbaik pada kegiatan Temu Ilmiah Regional (TEMILREG) ke tujuh Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Sulawesi Selatan dan Papua.

Ardiansyah, ketua majelis syuro FENS IAIN Parepare yang turut serta ikut berpartisipasi mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah FENS meraih penghargaan sebagai paper terbaik dengan judul papernya yaitu pengembangan pariwisata halal melalui tour operator Islami di Sulawesi Selatan,” terangnya saat diwawancarai via whatsapp, Jum’at (02/03).



Mahasiswa program studi Perbankan Syariah ini berharap agar KaSSEI FENS IAIN Parepare terus aktif ikut dalam berbagai kegiatan forum ekonomi dan mendapat dukungan dari kampus.

“Ke depannya kami akan terus berkoordinasi dengan teman-teman dan melakukan kerjasama dengan pihak fakultas dalam rangka pengembangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. semoga kedepannya nanti KaSSEI FENS bisa berpartisipasi dalam kegiatan forum ekonomi seperti ini,” harapnya.



Penghargaan tersebut mendapat apresiasi oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IAIN Parepare, Muhammad Kamal Zubair.

“Alhamdulillah, untuk ke sekalian kali adek-adek dari FENS mampu menunjukkan prestasinya. Semoga ke depan dapat berkiprah ke  event yang luas dan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) IAIN Parepare,” ungkapnya.

Kegiatan yang diikuti beberapa perguruan tinggi seperti IAIN Ambon, IAI DDI Polman, IAIN Palopo, IAIN Bone, STIE Bongaya, UNHAS, UIN Alauddin Makassar. Selain TEMILREG, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Syariah Ekonomic Forum (SEF) yang dibuka langsung oleh  wakil gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman di Baruga Angin Mammiri rumah jabatan wali kota Makassar, Senin (25/2).

Tergabung dalam Munas FL2MI, SEMA IAIN Parepare Ikut Serukan Anti Golput

Hamas IAIN Parepare--- Senat Mahasiswa se- Indonesia yang tergabung dalam Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) berkumpul bersama dalam kegiatan Musyawarah Nasional ke-XI FL2MI yang berlangsung pada tanggal 18-23 Maret 2019 di Graha Instiper Yogyakarta.


Kurang lebih 400 mahasiswa dari 200 perguruan tinggi di Indonesia ini sedang mengikuti berbagai rangkaian agenda kegiatan Munas yang disiapkan panitia pelaksana. Ketua Senat Mahasiswa IAIN Parepare, Musriadi melaporkan dari lokasi Munas menyampaikan, kegiatan Munas ini dibuka secara resmi oleh Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti), Prof. H. Mohammad Nasir, PhD.

Menurut Musriadi, Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) merupakan wadah pemersatu lembaga legislatif mahasiswa seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia yang memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan lembaga legislatif mahasiswa di Indonesia.

"Forum yang berasaskan Pancasila ini bertujuan supaya terbina rasa kekeluargaan antara lembaga legislatif mahasiswa yang akademis dan mampu berkarya, berketuhanan, bertanggungjawab, atas terwujudnya masyarakat adil makmur" papar Musriadi via telpon selulernya.



Pada hari ke-2, lanjut Musriadi, kami bersama-sama dengan Senat Mahasiswa se- Indonesia bersepakat menyerukan Anti Golput pada Pemilu serentak (Pilpres dan Pileg) yang akan dihelat pada tanggal 17 bulan depan. Pemilu adalah kesempatan bagi masyarakat untuk menyumbangkan kontribusinya bagi negara. Tiap suara yang diberikan akan mempengaruhi perkembangan Indonesia di masa datang. "Oleh karenanya, Mahasiswa sebagai agen perubahan harus mampu merangkul masyarakat dan membuka pikirannya agar mereka tidak golput pada pemilu yang akan datang" tutur Musriadi menirukan pesan yang disampaikan Koordinator Wilayah FL2MI Yogyakarta, Muh. Agus Setiawan.

"Meski pun demikian, peserta Munas FL2MI ini juga meminta para elit politik tidak membuat masyarakat kebingungan dan gaduh, khususnya dikalangan pemilih pemula. Para elit politik semestinya harus menjadi tauladan yang baik dalam proses demokratisasi yang sedang kita bangun. Jangan justru sebaliknya, para elit politik menjadi biang kerok dan biang ribut dalam politik dan demokrasi. Tugas dan tanggungjawab Politisi harus memberikan pendidikan politik kepada masyarakat," tegas Ketua SEMA ini.

Mengenai penyelenggaraan Munas, Musriadi menyampaikan ada beberapa acara yang telah diagendakan panitia, yaitu Seminar Nasional, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Training Legislatif, Diskusi Publik, Talkshow, Sidang Pleno 1,2,3 dan 4, Sidang paripurna, Sosialisasi anti golput dan anti radikalisasi, Pesta Kebudayaan dan Field trip. "Sidang pleno merupakan agenda inti Musyawarah Nasional FL2MI, dimana pada Sidang pleno 4 menjadi forum pembahasan LPJ Pengurus Pusat FL2MI, sementara Sidang pleno 5 akan mengagendakan pemilihan Koordinator Pusat FL2MI 2018-2019 dan Sidang pleno 6 akan menentukan tuan rumah Mukernas ke-XII FL2M.

Ditanya mengenai targetnya pada Munas FL2MI, Musriadi meminta doa dan dukungan agar Senat Mahasiswa IAIN Parepare menjadi tuan rumah pada perhelatan Mukernas FL2MI yang akan datang. (s.s)

Pembekalan KPM 2 IAIN Parepare 2019, Utamakan Kegiatan Keagamaan

Humas IAIN Parepare--- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Parepare menggelar pembekalan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) II di ruang pertemuan LP2M pada hari Senin, 18 Maret 2018.



Kepala pusat LP2M dalam laporannya menyampaikan bahwa ada 27 orang mahasiswa yang mendaftar KPM II namun pada saat kami sosialisasi mereka mengundurkan diri satu persatu- satu dan hanya 9 orang yang akhirnya mengikuti pembekalan. Masing-masing 5 orang dari fakultas tarbiyah, 4 orang dari fakultas syariah. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama 45 hari sejak tanggal 21 maret 2019 sampai 30 April 2019 di Desa Lotang salo Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang.

Guna menunjang kegiatan KPM ini, LP2M menyelenggarakan pembekalan selama dua hari dengan menghadirkan 7 orang pemateri yang akan membawakan materi terkait mengenai pengabdian masyarakat. pada hari pertama peserta mendapat arahan langsung dari rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan, M.Si. beliau berpesan bahwa kegiatan KPM ini bedanya dengan perkuliahan biasa karena kita ditempatkan dan berhadapan langsung dengan dimasyarakat, maka dari itu masyarakat dengan segala kondisinya dan orang-orang yang ada dimasyarakat tersebut menjadi sumber pengetahuan bagi kita. Dimana Kegiatan KPM ini semata-mata merupakan pengabdian kita kepada masyarakat. Sehingga kita wajib menjaga nama baik kampus IAIN Parepare.

Selain itu, dr.ahmad sultra rustan m.si juga menambahkan bahwa aktifitas kegiatan yang utama adalah kegiatan yang bersifat keagamaan disamping kegiatan kemasyarakatan sosial lainnya, serta ketika peserta KPM bersosialisasi dengan masyarakat setempat harus bersikap moderat, hindari sikap-sikap radikal. Sesuai dengan misi dari kampus kita “akulturasi Islam dan budaya” sehingga kita harus menghargai kearifan lokal yang ada ditengah masyarakat.

Beliau juga berharap bahwa kita harus bisa menjaga hubungan dengan orang lain. Ketika kita mengeluarkan kalimat usahakan kalimat yang membangun hubungan bukan kalimat yang mendatangkan kebencian.

Penulis : Nuraeni

Mahasiswa IAIN Parepare Memiliki Standarisasi Etik

Humas IAIN Parepare--Menanggapi isu yang lagi gembar-gembor di media sosial terkait pelarangan pakaian gamis di kampus, Kasubag Humas Suherman Syach memberikan penjelasan panjang lebar ketika ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin, 11/3/2/2019.



"Masyarakat harus paham, IAIN Parepare ini merupakan lembaga pendidikan formal yang bernaung di bawah Kementerian Agama RI. Tentu saja, kita memiliki standar dan aturan normatif yang mengatur seluruh civitas akademik, baik pimpinan, dosen, pegawai, termasuk mahasiswa" paparnya dengan serius.



Salah satu standar dan peraturan yang terkait dengan personal para civitas akademika, tertuang dalam peraturan yang disebut Kode Etik Dosen, Pegawai dan Mahasiswa IAIN Parepare. Kode etik mahasiswa merupakan rambu-rambu yang seyogyanya menjadi pedoman bagi mahasiswa dalam menjalankan aktivitasnya selama kuliah di IAIN Parepare. Kode etik adalah sebuah instrumen untuk melatih dan membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang berkarakter berdasarkan tuntutan agama Islam, agar menjadi insan "Malebbi Warekkadana, Makkiade Ampena" yang menjadi motto kampus ini.

Dalam kode etik ini, lanjut Suherman, ada seperangkat norma yang harus ditaati dan dijauhi oleh mahasiswa yang sifatnya mengikat. Norma-norma yang harus dijalani mahasiswa, antara lain etika mahasiswa terhadap institut, etika mahasiswa terhadap dosen, etika mahasiswa terhadap mahasiswa, etika mahasiswa dengan pegawai, etika dalam perkuliahan, etika terhadap masyarakat, etika dalam berpakaian, etika dalam berpendapat diluar perkuliahan, sampai kepada etika dalam bermedia sosial.



"Jadi, semua gerak-gerik mahasiswa itu memiliki standarisasi etik. Mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut kita atur" tegas Kasubag Humas ini.

Dalam etika berpakaian, standarisasi yang disepakati untuk mahasiswa yaitu:
1. Mahasiswa harus berpakaian bersih, rapi, dan sopan yang mencerminkan sikap muslim terpelajar;
2. Bagi perempuan menggunakan rok, jilbab dan tidak menutup wajah;
3. Bagi pria menggunakan celana panjang sampai mata kaki, baju berkerah dan sepatu;

"Ketiga poin di atas adalah standar berpakaian bagi mahasiswa IAIN Parepare ketika melakukan aktivitas di kampus. Selain itu, tentu saja tidak dibenarkan. Tetapi, hal itu tidak terkait dengan pelarangan atau pun pengharaman penggunaan pakaian gamis, cadar atau semacamnya. Diluar kampus silahkan saja, tidak ada masalah"paparnya.

Tetapi dalam kampus, tentu saja kita punya standar aturan yang harus dipatuhi. IAIN adalah lembaga pendidikan yang punya batasan tertentu. Jika ada mahasiswa yang ingin masuk kuliah, hanya memakai sandal tentu saja akan dilarang mengikuti perkuliahan. Meski pun memakai sandal itu tidak haram, tetap saja dilarangan di kampus, karena kita ada standar/aturan mainnya" kilahnya mencontohkan.

Suherman berharap, masyarakat tidak menarik isu ini ke rana fiqhiyah. Karena cara berpakaian Islami itu, banyak model atau bentuknya. Cara berpakaian yang tertuang dalam kode etik mahasiswa IAIN Parepare pun sudah sesuai syariat Islam, yaitu harus menggunakan rok, jilbab dan tidak membenarkan pakaian yang ketat apalagi seksi. "Dengan pakaian model ini, mahasiswa kita bisa tampil elegal dan praktis" tegas Suherman menjelaskan.

"Saya justru heran, kok masih ada mahasiswa yang belum paham tentang kode etik ini, padahal sudah disosialisasikan diberbagai tempat, termasuk saat mendaftar ulang dan mengikuti Orientasi Pengenalan Akademik Kampus (OPAK). Aturan ini pun, sudah lama berjalan, kenapa baru ada mahasiswa yang pertanyakan" jawab Suherman keheranan ketika ditanya tentang pernyataan gugatan dari sekelompok mahasiswa.

"Seharusnya, mereka itu membaca dan memahami kode etik itu secara mendalam" tegasnya menitip harapan.

Pembukaan Kuliah Semester Genap Tahun Akademik 2018/2019 IAIN Parepare

Humas IAIN Parepare---Pembukaan kuliah semester genap tahun akademik 2018/2019 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare berlangsung, Senin, 4/3/2019 di Gedung Auditorium.

[caption id="attachment_9786" align="alignnone" width="300"] Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr.Hj. Sitti Jamilah Amin, M. Ag[/caption]

Kegiatan ini dihadiri sekitar 1.800 orang yang terdiri atas para pimpinan Institut dan fakultas, pimpinan Pascasarjana, pejabat struktural, kepala UPT, Ketua Lembaga, pengurus organisasi mahasiswa, para dosen dan mahasiswa, termasuk CPNS 2018 yg telah dinyatakan lulus.

Melalui forum pembukaan kuliah ini, Rektor kembali menegaskan tekadnya untuk membawa kampus ini meraih Akreditasi A paling lambat tahun 2021. "Tahun akademik 2019/2020 kita canangkan sebagai tahun akreditasi" tegas Rektor kepada seluruh civitas akademika IAIN Parepare. Untuk mencapai Akreditasi Institut Perguruan Tinggi (AIPT) pada tahun 2021, maka program studi yang kita miliki harus terakreditasi A, minimal 50% pada tahun 2020. Bagi Rektor, mengejar AIPT untuk IAIN Parepare bukan sesuatu yang mustahil, selama civitas kampus berkerjasama dan bekerja keras.



Akreditasi merupakan standar kualitas perguruan tinggi yang dikeluarkan BAN PT. Rektor mengejar Akreditasi A, karena itu menjadi jaminan kualitas. IAIN Parepare, menurut Rektor, merupakan perguruan tinggi terbesar di wilayah Ajatappareng, bukan hanya gedungnya tetapi dari jumlah mahasiswanya dan tentu saja besar karena kualitasnya.



Jumlah mahasiswa IAIN Parepare saat ini mencapai 8 ribuan orang.
Mahasiswa yang kuliah di kampus IAIN Parepare berasal dari lintas daerah dan bahkan luar negeri. Ada yang datang dari Kalimantan, Papua, Nusa Tenggara, dan berbagai kabupaten di Sulawesi. Sementara, mahasiswa luar negeri berjumlah 6 orang berasal dari negara Thailand.

[caption id="attachment_9789" align="alignnone" width="300"] Mahasiswi asal Thailand[/caption]

"Pada tahun ini, informasi yang saya peroleh, telah ada calon mahasiswa dari Singapura, Thailand dan Malaysia yang berminat mendaftar di kampus kita" ujar Rektor yang disambut tepuk tangan peserta pembukaan kuliah. "Insyaallah, kita bercita-cita menjadikan IAIN ini sebagai kampus terbesar di Sulawesi Selatan." kata Rektor penuh obsesi.
Pada perkuliahan tahun ini, lanjut Rektor, proses perkuliahan harus berbasis riset dan e-learning. Rektor mengajak para dosen untuk mengurangi metode ceramah dalam pembelajaran dan memanfaatkan fasilitas aplikasi e-learning yang telah disiapkan oleh Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi Pangkalan Data (UPT TIPD).

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Sitti Jamilah Amin yang menyampaikan Laporan Akademik tahun 2018/2019 terkait dengan keadaan, data dan perkembangan akademik masing-masing Fakulltas. Pada Fakultas Tarbiyah, jumlah program studi 8, jumlah rombel (kelas) 465, jumlah SKS 1. 025, jumlah mahasiswa 2.733, dan jumlah dosen 66 orang, dosen luar biasa 13 orang, dosen lintas fakultas 2 orang.
Sementara Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum Islam (Fakshi), jumlah Prodi 4, jumlah rombel 282, jumlah dosen 25 orang, dosen luar biasa 19 orang, dosen lintas fakultas 17 orang, jumlah sks 579 dan jumlah mahassiwa 1.637
Untuk Fakultas Ushuluddin, Adab, Dakwah dan Komunikasi (Fuad), jumlah Prodi 8, jumlah rombel 502, jumlah Dosen tetap 40 orang, dosen luar basa 13 orang, dan dosen lintas fakultas 5 orang, jumlah sks 1.222 dan jumlah mahasiswa 1.537 orang.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi), jumlah Prodi 7, jumlah rombel 360, jumlah dosen tetap 40 orang, dosen luar biasa 13 orang lintas fakultas 27 orang, jumlah sks 850 dan jumlah Mahasiswa 1.518 orang.
"Jadi, total rombel 1.609 dengan total mahasiswa yang aktif kuliah 7.425 orang. Sementara dosen secara keseluruhan untuk dosen PNS sebanyak 107 orang, dosen ppnpn 50 orang, dan cpns 33 orang" simpul Jamilah Amin dalam laporannya.

Prodi TIPS Memprogramkan Intensifikasi Kajian KeIslaman

Humas IAIN Parepare--- Pasca transformasi STAIN menjadi IAIN Parepare, berbagai program terobosan terus digalakkan dan dilaksanakan oleh masing-masing unit kerja dalam lingkup IAIN Parepare. Salah satunya, program studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, yang disingkat TIPS. Selasa malam, 19/3/2019 Program studi pada Fakultas Tarbiyah ini mengelar program intensifikasi kajian Keislaman di Mushallah Kampus.



Ketua Program Studi TIPS, Ahdar Jamaluddin menyampaikan, Kajian Keislaman ini merupakan kegiatan rutin yang akan dilaksanakan setiap 2 kali dalam sebulan. Sebagai program kerja Prodi TIPS yang diperuntukkan bagi mahasiswa, maka kegiatan ini bersifat wajib diikuiti oleh seluruh mahasiswa IPS yang ada pada setiap tingkatan.
"Program intensifikasi kajian Keislaman ini, sengaja diprogramkan secara intensif sebagai upaya pendalaman pengetahuan Keislaman kepada para mahasiswa TIPS" ujar Ahdar.

Dalam pandangannya, mahasiswa perlu diberikan kajian Keislaman diluar perkuliahan karena latar belakang dan kedalaman pengetahuan agama Islam yang dimiliki mahasiswa berbeda dan pada umumnya, masih banyak yang memiliki pengetahuan agama di bawah rata-rata. "Mahasiswa kita, bukan hanya datang dari pesantren atau madrasah tetapi banyak juga yang lulusan SMU dan SMK, yang tentu saja pemahaman keagamaannya masih sangat rendah. Mata kuliah agama yang diberikan pada perkuliahan memerlukan follow up diluar perkuliahan agar mahasiswa, khususnya yang dari sekolah umum mampu memahami ajaran-ajaran Islam secara komprehensif.



Upaya program intensifikasi kajian Keislaman ini, juga diyakini mampu mengkanalisasi mahasiswa dari pemikiran-pemikiran ekstrim, baik ekstrim kanan atau pun kiri. "Kampus kita ini sedang digempur dari pemahaman-pemahaman radikal, baik radikal kiri atau pun radikal kanan. Kajian mereka sangat berkembang di kalangan mahasiswa. Kalau kajian mereka tidak diimbangi dengan kajian-kajian Keislaman yang intensif seperti yang digagas Ketua Prodi Ilmu Pengetahuan Sosial ini, maka saya khawatir mahasiswa kita memilih alternatif kajian yang ekstrim" ujar Herman, salah seorang civitas kampus yang berada di Mushallah ketika dimintai tanggapannya terkait kajian ini.

Pada kajian perdana ini, Ketua Prodi TIPS menghadirkan Pakar Pendidikan Islam, Dr. Abd. Khalik, M.Pd.I, yang juga Sekretaris Umum Dewan Pendidikan Kota Parepre. Dalam kajiannya, Abd. Khalik memetakan sejarah perkembangan Islam, mulai ketika kemunculan dan berkembangannya di Mekkah dan Madinah, sampai masuknya Islam di nusantara. Sejarah Islam ini, kemudian ditinjau dalam perspektif sosial antropolgi. Menurutnya karakteristik umat Islam sangat dipengaruhi oleh kondisi demografi dimana Islam tumbuh dan berkembangan. "Awal kemunculan Islam itu berada di kota Jazirah Arab, yaitu kota Mekkah dan kota Madinah. Kedua kota ini merupakan kota yang sangat maju pada masanya dan menjadi pusat peradaban. Pada mulanya, Islam ditolak oleh para kaum bangsawan yang berkuasa, tetapi pada akhir Islam diterima dan berkembang dengan sangat pesat di kedua kota besar ini, hanya dalam kurun waktu sekitar 23 tahun" urai Abd. Khalik.





Abd. Khalik memaparkan, perkembangan Islam di kota-kota memberikan pengaruh tersendiri bagi tipologi dan karakteristik umat Islam. Tantangan kehidupan kota menjadikan Umat Islam menjadi umat yang kuat, progresif dan penuh daya juang yang tinggi. Kita sebagai mahasiswa Islam, harus bisa mengadopsi karakteristik umat Islam ini, khususnya dalam menjalani proses perkuliahan. Jangan menjadi mahasiswa yang malas, apatis dan bermental kerupuk.

Kajian Khaliq ini relevan dengan hasil riset dan pemikiran Clifford Greerts yang mengkaji sosial antropologi Islam di Jawa melalui risetnya yang berjudul "The Religion of Java" dan diterjamahkan dalam bentuk buku berjudul "Abangan, Santri, Priyai dalam masyarakat Jawa. Kajian yang diikuti puluhan mahasiswa Prodi TIPS ini berakhir larut malam, karena peserta cukup antusias dan bersemangat. (s.s)

Pekan Literasi, Kolaborasi FEBI IAIN Parepare dengan Dialektika Bookshop

IAIN Parepare--- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare bekerja sama dengan toko buku Dialektika bookshop, menggelar pekan literasi di pelataran gedung S.

Acara dengan  tema “bangun literasi di era milenial untuk mencerdaskan bangsa” ini, berlangsung selama lima hari yakni mulai 11 sampai 15 Maret 2019 dan dibuka langsung oleh Dekan Fakulas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)



Adapun rangkaian kegiatan dalam acara ini antara lain, book fair, bedah buku, bedah film dan diskusi publik, serta melibatkan organisasi-organisasi terkait. Buku yang dijual dari berbagai penerbit mulai dari mojok, Prenada dan lain sebagainya.

Ardiansyah selaku ketua panitia mengatakan bahwa dengan adanya pekan literasi yang dilaksanakan, secara tidak langsung akan memudahkan teman-teman mahasiswa mendapatkan buku tanpa jauh-jauh lagi keluar kota mencarinya  apalagi buku yang disediakan lumayan banyak dan cocok bagi kalangan mahasiswa. Jadi pada dasarnya membaca adalah suatu keharusan yang patut disadari mulai sekarang.

“Semoga semangat literasi mampu menjadikan hidup kita selangkah lebih maju dan membuka cakrawala berpikir dalam mengarungi dunia kampus”, harapnya.



Dalam sambutannya, Dekan FEBI Dr. Kamal Zubai,M.Ag  mengatakan banyak hal yang bisa didapatakan dalam pekan literasi ini, salah satunya membantu mahasiswa mendapatkan referensi.

“Kalau anda berpikir investasi maka mulailah minimal 1 buku 1 bulan”, ucapnya. Acara ini juga membuka wawasan terkait persoalan-persoalan yang dihadapi melalui sumber bacaan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam kedepannya akan melakukan FEBI expo yang didalamnya ada pameran buku, hasil karya mahasiswa dan memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas prestasinya melalui penelitian. “Selamat menikmati sajian dari Pekan Literasi ini”, tambahnya.

Sumber: Panitia Pelaksana

KPU Parepare Goes to Campus, Ajak Mahasiswa Jadi Pemilih Cerdas

IAIN Parepare--- Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Parepare menggelar sosialisasi pemilu 2019 di Auditorium baru IAIN Parepare, Senin (04/03). Sosialisasi tersebut dilakukan usai pelaksanaan pembukaan kuliah semester genap tahun 2018/2019.

KPU Parepare memilih masuk ke kampus dengan target sasaran pemilih pemula. Hal ini berdasarkan UU no 7 tahun 2017 tentang memberikan jaminan bagi pemilih pemula yang telah genap berusia 17 tahun untuk menyalurkan hak pilihnya di pemilu 2019.

[caption id="attachment_9825" align="alignnone" width="300"] Foto sisi kanan, DR Muhammad Saleh, M. Ag (Wakil Rektor III IAIN Parepare)[/caption]

Wakil Rektor III, DR Muhammad Saleh menyambut baik sosialisasi tersebut terlebih banyaknya mahasiswa IAIN Parepare yang juga berasal dari berbagai daerah di luar kota Parepare.



Hamzah, Komisioner KPU dalam sosialisasinya mengajak mahasiswa agar menjadi  millennial yang cerdas memilih. Hal ini dikarenakan rawannya generasi millenial khususnya pemilih pemula dipengaruhi, didekati dan dimobilisasi.

"Jadilah pemilih cerdas dengan mengetahui visi, misi dan program calon, bukan karena yang lain", ajaknya saat menyampaikan materi.

Pemilu menjadi sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat di mana rakyat dapat memilih pemimpin politik secara langsung.

"Pemimpin-pemimpin politik adalah wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat (parlemen) baik ditingkat pusat maupun daerah," jelas Hamzah.






IAIN Parepare Juara II Tingkat Nasional

IAIN Parepare--- Pra kongres Forum Komunikasi Nasional Komunikasi dan Penyiaran Islam (Forkomnas KPI) yang dilaksanakan di Purwokerto membawa kabar gembira.

Pasalnya, dalam kegiatan tersebut juga dirangkaikan lomba yang diikuti seluruh Program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta se Indonesia.



Enam mahasiswa delegasi IAIN Parepare yang turut ikut dalam kegiatan tersebut. Salah satu di antaranya Amrihani mahasiswa Prodi KPI Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Parepare berhasil meraih juara II pada lomba penyiar radio.

“Alhamdullilah sangat bersyukur bisa mendapat juara di ajang nasional ini dan bisa bertemu dengan teman-teman KPI Se Indonesia. Rasa haru, senang menyelimuti perasaan dan sampai saat ini seperti tidak percaya bisa mendapatkan juara di ajang yang begitu luar biasa dan bersaing dengan teman-teman KPI Se Indonesia,” ungkapnya saat diwawancarai via whatsapp (23/02).

Amrihani mengaku banyak pengalaman dan pembelajaran setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa mengukir prestasi lagi dan ada generasi baru yang bisa mengikuti kegiatan forkomnas ini, karena ajang ini memberi banyak pengalaman dan pembelajaran untuk kita mahasiswa KPI,” harapnya.



Suharsono salah satu pengurus Pusat Forkomnas KPI yang juga mahasiswa IAIN Parepare mengaku penting untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Inilah salah satu prestasi yang kami persembahkan untuk almamater tercinta IAIN Parepare dalam bidang penyiaran, juga sebagai bukti kepada teman-teman KPI seluruh Indonesia bahwa IAIN Parepare juga bisa bersaing dan berkompetisi dengan teman-teman di tingkat nasional,” ungkapnya.

2 Ribu Orang Tanda Tangan Petisi 'Recall' Honda PCX - CNN Indonesia




Jakarta, CNN Indonesia -- Lebih dari 2 ribu orang telah menandatangani petisi 'Recall

Honda PCX

 Lokal' yang dicetuskan oleh Andreas Priyanto melalui platform

change.org

. Petisi ini, yang isinya mengenai pengalaman pribadi, sudah ditayangkan sejak Rabu (10/4).

Di dalam petisi, Andreas menjelaskan ada tiga keluhan soal PCX lokal, yakni:

1. Gredek di rpm rendah

2. Tarikan gas berat dan kasar di rpm rendah

3. Motor mendadak mati

Andreas juga menuliskan pengalaman pribadinya bermasalah menggunakan PCX.

"Hari sabtu tanggal 06 April 2019 sekitar pukul 20:00 motor PCX saya tiba tiba mati, kunci kontak (knop) tidak bisa diputar ke posisi ON dari posisi OFF dan indikator lampu tidak menyala padahal indikator di remot berwarna hijau. Kemudian saya mencoba mencoba menekan tombol alarm dan tombol answer-back secara bergiliran, namun buzzer berbunyi pelan (dalam keadaan normal bunyinya keras).Motor ini saya gunakan dari rumah untuk membeli nasi padang di dekat perumahan, motor saya matikan dengan cara memutar knop di posisi OFF dan saya tinggal sekitar 5-10 menit sambil menunggu pesanan saya selesai. Pada saat hendak kembali ke rumah saya memutar knop kearah ON namun tidak bisa, letak smart keyy ada di kantong celana saya.Mengalami hal tersebut saya binggung harus berbuat apa dan langsung menghubungi kontak Honda Astra Care di Facebook serta di Instagram. Saya juga menghubungi kepala mekanik Honda Wing Simpang Dukuh Surabaya. Namun belum direspon karena sudah malam."Sebelum kejadian mogok itu, Andreas mengatakan pada pagi hari telah mengklaim garansi servis di AHASS Simpang Dukuh Surabaya mengenai 'gredek' yang pernah dia keluhkan. Servis itu disebut dilakukan pada 31 Maret 2019.

Setelah servis dikatakan 'gredek' belum muncul, "tetapi tarikan gas terasa lebih berat dari sebelumnya dan suara gas kasar serta konsumsi bahan bakar lebih boros dari sebelumnya".

"Saya ingin pertanggungjawaban, terutama masalah PCX yang tiba tiba mati dari pihak PT Astra Honda Motor karena sangat merugikan saya sebagai konsumen. Serta merugikan banyak konsumen pengguna Honda lainnya yang mengalami hal serupa," tertulis di petisi itu.

Hingga Minggu (14/4) petisi ini sudah didukung 2 ribu orang. Pada Senin pukul 11.00 petisi ini sudah ditandatangani 2.106 orang.

CNNIndonesia.com sudah meminta tanggapan dari Direktur Pemasaran Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya terkait petisi ini, namun belum ada respons. Keterangan resmi juga belum bisa didapat dari Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin.

Permintaan recall skutik PCX dari Andreas bukan yang pertama terjadi di Indonesia. Sebelumnya ramai konsumen Honda meminta penggantian komponen suspensi karena dianggap bermasalah, namun AHM pernah menjelaskan suspensi itu tidak bermasalah atau cacat produksi hingga recall tidak dibenarkan.

[Gambas:Video CNN] (ryh/fea)






Read More

Akhir Februari, Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 388,7 Miliar Dollar AS - Kompas.com - KOMPAS.com


JAKARTA, KOMPAS.comUtang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Februari 2019 mencapai 388,7 miliar dollar AS. tetap terkendali. Angka ini meningkat 1,41 persen dibandingkan dengan sebelumnya sebesar 383,3 miliar dollar AS.

Secara tahunan, ULN tumbuh 8,8 persen (yoy) pada Februari 2019, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya dengan 7,2 persen (yoy).


Bank Indonesia menilai posisi utang tersebut masih sehat.


"Pertumbuhan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Februari 2019 tetap terkendali dengan struktur yang sehat," sebut Bank Indonesia dalam siaran pers, Senin (15/4/2019).


Baca juga: Polemik Utang di Mata Para Capres Pemilu 2019


Kondisi tersebut tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tercatat 36,9 persen pada akhir Februari 2019.

"PDB yang tercatat 36,9 persen pada akhir Februari 2019 relatif tidak banyak berubah dari bulan sebelumnya dan masih berada di kisaran rata-rata negara peers," kata BI.

Selain itu, berdasarkan jangka waktunya, struktur ULN Indonesia pada akhir Februari 2019 tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang yang memiliki pangsa 86,3 persen dari total ULN.

"Dengan perkembangan tersebut, meskipun ULN Indonesia mengalami peningkatan, namun struktur ULN Indonesia tetap sehat. Bank Indonesia dan Pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan ULN dan mengoptimalkan perannya dalam mendukung pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian," papar Bank Indonesia.


Adapun rincian ULN Indonesia terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 193,8 miliar dollar AS, dan utang swasta termasuk BUMN sebesar 194,9 miliar dollar AS.

Posisi ULN pemerintah pada Februari 2019 tumbuh 7,3 persen (yoy) sebesar 190,8 miliar dollar AS, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 3,9 persen (yoy).

Menurut BI, peningkatan pertumbuhan ULN terutama bersumber dari pertumbuhan ULN pemerintah untuk membiayai sektor-sektor yang produktif yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sektor-sektor tersebut antara lain sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, sektor konstruksi, sektor jasa pendidikan, sektor administrasi pemerintah, sektor pertahanan, sektor jaminan sosial wajib, dan sektor jasa keuangan dan asuransi.

BI menyebut, pertumbuhan ULN pemerintah dipengaruhi oleh arus masuk dana investor asing di pasar SBN domestik selama Februari 2019, yang menunjukkan peningkatan kepercayaan investor asing terhadap perekonomian Indonesia.

Selain itu, pada Februari 2019 Pemerintah juga menerbitkan Global Sukuk, untuk mendukung pembiayaan fiskal dalam kerangka Green Bond dan Green Sukuk.

"Masuknya aliran dana ULN kepada Pemerintah memberikan kesempatan lebih besar bagi pembiayaan belanja negara dan investasi pemerintah," sebut BI.

Selain ULN Pemerintah, ULN swasta juga mengalami peningkatan yang disinyalir tumbuh stabil dibanding bulan sebelumnya. Pada Februari 2019, posisi ULN swasta tumbuh 10,8 persen (yoy) atau sebesar 1,3 miliar US dollar.

ULN swasta sebagian besar dimiliki oleh sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas (LGA), dan sektor pertambangan dan penggalian. Pangsa ULN di keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 74,2 persen.







Read More

Paket Kustomisasi dari TRD dan Modellista Untuk Toyota RAV4 2019 - JPNN.com



Paket Kustomisasi dari TRD dan Modellista Untuk Toyota RAV4 2019 - JPNN.COM


jpnn.com - Baru saja diluncurkan, Toyota langsung menyediakan pilihan kustomisasi untuk SUV kompak terbaru mereka RAV4, dari dua tuner berbeda yakni TRD dan Modellista.

Kedua tuner tersebut menawarkan total ada empat pilihan gaya yang bisa diaplikasikan para pemilik Toyota RAV4 2019.


BACA JUGA: Toyota RAV4 Terbaru Kekutannya Diperluas, Berikut Harganya

Muai dari TRD, ada dua pilihan konsep kustomisasi yang bisa diaplikasikan, antara lain Field Monster dan Street Monster.

Konsep pertama mengarahkan pemilknya tampil bergaya kendaraan off-road, di dalam paketnya ada bumper yang menawarkan tampilan lebih tangguh, sistem pencahayaan LED (opsional), overfender, mud guard, roof rack, pelek 17 inci Crimson MG Monster, dan garnish.



Toyota RAV4 Modellista Aero kit

Sementara itu, konsep Street Monster hadir dengan bodykit lengkap yang mencakup spoiler di bumper depan dan belakang, pencahayaan LED tambahan, skirting, overfender dan muffler. Termasuk satu set pelek aluminium TRD TF X-Limited 20 inci.

Adapun yang ditawarkan tuner Modellista, paket Aero Kit dengan desain yang lebih halus, seperti spoiler depan baru, side skirt, garnish dan pelek aluminium 19 inci.






Read More

Ekspor US$ 14,03 M dan Impor Capai US$ 13,49 M di Maret 2019 - CNBC Indonesia



Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS)

melaporkan hasil 

ekspor

dan 

impor

serta neraca perdagangan pada Maret 2019.

Kepala BPS Suhariyanto mengumumkan hasil ekspor dan impor berserta neraca dagang di Gedung BPS, Senin (15/4/2019).

Pada Maret 2019, nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 14,03 miliar atau turun 10,01% year on year. Secara month to month atau bulanan nilai ekspor naik 11,71%.

Suhariyanto memberikan catatan yang mempengaruhi ekspor-impor Maret 2019. Di antaranya, ICP (Minyak Indonesia) meningkat di Februari 2019 sebesar US$ 61,31 per barel dan pada Maret 2019 meningkat lagi ke US$ 63,60 barel per hari.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya Karet, Nikel dan Tembaga dari Februari ke Maret 2019. Sementara Saiwit dan Batubara mengalami penurunan.

Lebih jauh Suhariyanto mengatakan nilai ekspor mengalami penurunan (yoy) di semua kelompok. Di antaranya :

  • Migas turun 18,33% jadi US$ 1,09 miliar.

  • Pertambangan dan lainnya 15,37% jadi US$ 2,36 miliar.

  • Industri pengolahan turun 7,84% jadi US$ 10,31 miliar.

  • Industri Pertanian turun 3,91% jadi US$ 0,27 miliar.

  • Sehingga total ekspor 2019 : US$ 14.03 miliar

Untuk nilai impor, tercatat US$ 13,49 miliar. Penurunan impor paling dalam terjadi untuk barang modal. Di mana mencapai 7,81% (year on year).

Berikut impor Indonesia menurut penggunaan barang:

  • Barang Modal turun 0,81% jadi US$ 2,2 miliar.

  • Bahan Baku 6,78% jadi US$ 10,14 miliar.

  • Barang Konsumsi 4,46% jadi US$ 1,15 miliar.

  • Total Impor : US$ 13,49 miliar.

(dru)







Read More

Rini: Kementerian BUMN akan Hilang Digantikan Super Holding - detikFinance




Jakarta

- Setelah sukses melakukan beberapa pembentukan

holding BUMN

, pemerintah berencana untuk membentuk super holding.

Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan, super holding BUMN merupakan holding yang menaungi holding-holding BUMN yang sudah terbentuk. Ini akan membawahi seluruh BUMN yang ada.

"Iya nantinya menjadi kaya Temasek (super holding Singapura, kaya Khazanah (Malaysia)," terangnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Super holding itu kewenangannya akan seperti Kementerian BUMN. Oleh karena itu dengan adanya super holding, maka Kementerian BUMN akan hilang.

"Ya kementerian BUMN akan hilang. Jadinya nanti ada super holding," tambahnya.

Meski begitu, Rini menekankan, adanya super holding tidak membuat kontrol pemerintah terhadap BUMN hilang. Bahkan super holding akan bertanggung jawab langsung terhadap Presiden sama dengan kementerian lainnya.

"Sama saja, Khazanah juga langsung ke PM. Temasek juga langsung ke PM. Jadi nanti kalau super holding juga langsung ke Presiden, sama. Cuma bentuknya itu bukan bentuk seperti birokrasi, bentuknya bukan kementerian," terangnya.

Dengan adanya super holding, Jokowi berharap BUMN dikelola secara profesional. Sebab dengan adanya super holding para BUMN akan diawasi oleh orang-orang profesional bukan birokrat.

"Peran pemerintah tidak hilang dong, pemegang sahamnya pemerintah kok," tutupnya.

Tonton juga video Menteri BUMN Minta Perkebunan Nusantara Melek Digital:

[Gambas:Video 20detik]

(das/ara)












Read More

Mau Investasi Sekaligus Bantu Bangun Jalan Tol Gempol-Pandaan? - Kompas.com - KOMPAS.com

Jalan Tol Gempol-Pandaan sepanjang 13,61 kilometer diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Jumat (12/6/2015).Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR

Jalan Tol Gempol-Pandaan sepanjang 13,61 kilometer diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Jumat (12/6/2015).






JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mandiri Manajemen Investasi bersama PT Jasa Marga Persero meluncurkan produk investasi khusus untuk pembangunan infrastruktur, yakni Kontak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-DINFRA) dengan nama DINFRA Toll Road Mandiri-001.


Sesuai namanya, investasi ini khusus untuk pembiayaan ruas tol Gempol-Pandaan. Ruas tol ini dibangun oleh Jasa Marga sepanjang 13,61 kilometer.

Pembangunan tersebut tentunya butuh biaya yang besar. Oleh karena itu, Jasa Marga butuh tambahan pendanaan dari pihak luar. Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan, selama ini Jasa Marga beberapa kali mengeluarkan produk pendanaan baru di pasar modal.

"Sejak 2017 kita ada sekuritisasi, project bond, Komodo Bond, dan reksa dana penyertaan terbatas berbasis ekuitas," kata Desi di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (15/4/2019).


Baca juga: Cerita Tasya Kamila, Investasi Reksa Dana untuk Masa Depan Anak

Namun, produk-produk tersebut kebanyakan didanai oleh investor institusi. Dengan adanya DINFRA Toll Road Mandiri-001, maka diharapkan pasarnya lebih luas dan menarik investor individu lebih banyak.

"Jadi tidak hanya institusi, masyarakat bisa berperan dalam pembangunan infrastruktur," kata Desi.

Dalam tiga tahun terakhir, pembangunan infrastruktur jalan tol melesat tajam. Sebelum 2016, Jasa Marga membangun 593 kilometer. Setelah 2016, hingga akhir tahun 2019, targetnya ada 650 kilometer ruas tol yang dibangun dan beroperasi.

DINFRA merupakan wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan pada aset infrastruktur dalam bentuk utang atau ekuitas. Adapun keunggulan KIK-DINFRA dibandingkan produk investasi lainnya yakni ada solusi alternatif bagi investor untuk berinvestasi pada aset infrastruktur melalui kepemilikan saham pada perusahaan pemilik.infrastruktur.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan, DINFRA Toll Road Mandiri-001 merupakan produk investasi pertama di sektor infrastruktur yang tercatat di BEI.

"Dengan penerbitan ini, kami harapkan manajer investasi lainnya akan menerbitkan DINFRA lain dalam pembangunan infrastruktur dan menjadi alternatif bagi investor," kata Inarno.




























Read More

GIIAS Surabaya 2019 Sukses, Pengunjung Capai 55 Ribu Orang - Autonet Magz

AutonetMagz.com – Tahun ini publik Jawa Timur mendapatkan sebuah kado spesial dari pihak Gaikindo dengan menjadi kota pembuka bagi gelaran GIIAS 2019 The Series. Nah, pembukaan seri tahun 2019 ini diawali di kota Pahlawan, Surabaya, dan gelaran GIIAS Surabaya 2019 sendiri sudah berakhir per tanggal 7 April 2019 kemarin. Lantas, bagaimana capaian dan juga hasil selama 10 hari pameran di Grand CIty Convex ini? Mari kita bahas.

GIIAS Surabaya 2019 sukses menampilkan berbagai teknologi dan fitur terbaru dari 12 merek passenger car yang turut ambil bagian di gelaran ini, seperti Daihatsu, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu Passanger,Lexus, Mazda, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, Wuling, dan 3 merek commercial vehicle; DFSK, Isuzu Commercial dan Mitsubishi Fuso. 4 brand motor yaitu Honda, Suzuki, Yamaha, Viar serta puluhan industri pendukung otomotif lainnya juga unjuk gigi. Selain itu konsep dan program – program baru yang hadir menjadi daya tarik tersendiri bagi publik Surabaya.

Pameran yang pertama kalinya dibuka secara resmi oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, telah sukses menghadirkan 55.531 pengunjung. Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo mengungkapkan harapannya agar dukungan dari masyarakat Surabaya terus mengalir untuk industri otomotif Indonesia, “Harapan kami akan tidak putusnya antusiasme dan dukungan masyarakat Surabaya menyambut perkembangan dari industri otomotif yang kami sajikan dalam setiap pameran GIIAS. Karena kami meyakini antusiasme masyarakat adalah semangat positif bagi industri,” tuturnya.

Berbagai program yang berhasil menjadi magnet para automotive enthusiast adalah test drive yang diikuti lebih dari 1.500 peserta, dan test ride yang mencatatkan lebih dari dua ratus peserta sepanjang pameran. Pada hari terakhir, (Minggu 7/4) juga diberikan penghargaan bagi peserta yang berhasil terpilih sebagai pemenang favorite booth pilihan pengunjung GIIAS Surabaya 2019. Sri Vista Limbong, selaku Project Director GIIAS The Series mengungkapkan rasa terima kasih dan syukurnya terhadap kelancaran pelaksanaan di tahun ini dan menjanjikan bahwa pelaksanaan berikutnya akan lebih baik lagi.

Setelah berakhir pelaksanaan di kota Surabaya, GIIAS 2019 The Series akan dilaksanakan di Jakarta, the 27th GIIAS 2019 yang akan berlangsung pada 18 – 28 Juli 2019 bertempat di ICE, BSD City, kemudian disusul dengan Makassar, 11– 15 September 2019*, bertempat di Celebes Convention Center, dan ditutup di Medan, 23 – 27 Oktober 2019, berlokasi di Santika Convention Center. Jadi, bagaimana pendapatmu sob, sampai ketemu di GIIAS ICE BSD ya.


Read More

Intip Bocoran NMax 2019, Banyak Berubah - VIVA - VIVA.co.id


VIVA – VIVA – Yamaha Indonesia bakal menghadirkan versi terbaru dari skuter matik bongsor andalan mereka, NMax. Kabar itu diketahui dari salah satu wiraniaga Yamaha di kawasan Bintara, Bekasi Barat, Vivi.




Ia mengatakan, skutik berkapasitas mesin 155cc itu tak alami banyak perubahan. Tetapi, tampilan tak akan benar-benar sama dengan model sebelumnya.

“Bukan All New, sejauh ini informasi yang kami terima sih facelift. Ada beberapa perubahan, tapi tak banyak. Minimal ada (perbedaan) lah,” ujarnya kepada VIVA belum lama ini.




Ucapan Vivi ternyata bukan omong kosong. Dilansir dari 100kpj, Senin 15 April 2019, beredar bocoran wujud NMax edisi terbaru di media sosial.

Perombakan yang dilakukan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing sebagai produsen, cukup banyak. Mulai dari desain depan hingga belakang.





Pada bagian depan, lampu diubah bentuknya, menjadi mirip XMax. Begitu pula dengan desain lampu belakang, dibikin lebar hingga ke sisi samping.

YIMM juga menambahkan teknologi terbaru, yakni sistem keyless pada kunci. Fitur ini membuat motor tak mudah untuk dibobol dan dibawa kabur maling.

Soal banderol, Vivi tak bisa memastikan angkanya. Namun, harga yang dipatok akan lebih tinggi, sehingga uang muka yang harus dibayar juga alami peningkatan.

“Lebih mahal dari versi sebelumnya, jadi DP (down payment) juga naik. Saya pastikan enggak beda jauh. Mungkin ada selisih sekitar Rp200-400 ribu, dan ini baru perkiraan,” ungkapnya. (kwo)



Read More

Puluhan Proyek Pembangkit Listrik EBT Masih Menggantung - Kompas.com - KOMPAS.com


JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan proyek pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan ( EBT) yang sudah menandatangani kontrak jual beli atau Power Purchase Agreement (PPA) pada tahun 2017 lalu masih menggantung. Dari 70 kontrak yang sudah PPA, hingga kini masih ada 23 proyek listrik EBT yang belum memenuhi syarat pendanaan.

Jumlah itu berkurang satu, dibandingkan data per Maret 2019 lalu yang tercatat ada 24 proyek yang terkendala pendanaan. Karenanya, Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko Rahardjo Abumanan mengatakan, pihaknya masih terus berupaya untuk mempertemukan pengembang proyek dengan investor atau lembaga pendanaan.

"Sekarang tinggal 23, satu (proyek) sudah masuk ke grup yang akan mendapatkan pendanaan," kata Djoko saat dikonfirmasi Kontan.co.id, Sabtu (13/4/2019).

Menurut data yang disampaikan Djoko, dari 70 proyek pembangkit listrik EBT yang sudah PPA pada 2017 tersebut, ada lima pembangkit berkapasitas total 35 Megawatt (MW) yang sudah beroperasi komersial atau Commercial Operation Date (COD).


Baca juga: Memangnya Cukup Sumber Energi Dalam Negeri?

Selain itu, terdapat 29 proyek pembangkit yang masih dalam tahap konstruksi, dengan total kapasitas 780,75 MW. Lalu, ada 11 proyek berkapasitas total 76,7 MW yang sudah menyerahkan jaminan pelaksanaan namun belum menyelesaikan pendanaan atau Financial Close (FC).

Setelah itu, terdapat 23 proyek dengan total kapasitas 316,12 MW yang belum menyerahkan jaminan pelaksanaan dan juga belum FC. Sisanya, ada satu proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) berkapasitas 1,2 MW yang sudah diterminasi, dan ada satu PLTMH berkapasitas 4,4 MW yang terindikasi akan diterminasi karena terganjal kesungguhan untuk mencapai FC dan melengkapi jaminan pelaksanaan.

Sebelumnya, Djoko mengungkapkan bahwa PLN memberi tenggat hingga Juni kepada proyek yang belum menyerahkan jaminan pelaksanaan dan juga belum FC. Jika melewati batas waktu itu, maka proyek tersebut akan diterminasi.

Namun demikian, Djoko mengatakan bahwa pihaknya masih terus berupaya untuk mempertemukan pengembang dengan investor atau lembaga penyandang dana. Kerja sama pun telah dilakukan PLN baik melalui kema Pembiayaan Investasi Non-Anggaran pemerintah (PINA) dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) maupun dengan lembaga financial advisor seperti Tropical Landscapes Finance Facility (TLFF).

Saat ini, sudah ada 6 proyek PLTM berkapasitas total 34 MW yang tengah menjajaki pendanaan melalui PINA-Bappenas. Sementara itu, sambung Djoko, pada pekan depan PLN akan kembali mempertemukan pengembang dengan lembaga pendanaan.

"Jadi kita pertemukan dengan investor, dan financial advisor seperti TLFF untuk melakukan studi ini. Mungkin Senin kita akan mempertemukan lagi," ujar Djoko yang juga menjabat sebagai Pembina EBT PLN.

Sehingga, Djoko pun belum bisa memastikan apakah tenggat waktu terminasi tetap pada bulan Juni, atau bisa diundur lagi. Sebab, PLN akan terlebih dulu menilai kelayakan progres dan komitmen pendanaan dari masing-masing proyek tersebut.

"Kan kita bantu, jadi kita lihat dulu, ada yang tertarik atau tidak. Kalau nggak, ya kita terminasi. Kalau ada, bisa kita perpanjang (tidak diterminasi pada bulan Juni)," jelas Djoko.

Di sisi lain, menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Pengembang Listrik Tenaga Air (APPLTA) Riza Husni, solusi yang ditawarkan PLN memang bisa memberikan dampak yang positif. Namun, ia menilai bahwa dampak tersebut hanya bersifat jangka pendek dan terbatas pada proyek EBT yang sudah PPA pada tahun 2017 saja.

"Ini solusi sementara. Tentunya sebagian pengembang PPA mengambil langkah cut loss daripada uangnya nggak kembali sama sekali," kata Riza.

Riza berpendapat, solusi ini tidak akan menimbulkan minat investor baru dalam mengembangkan pembangkit EBT, khususnya PLTMH berskala kecil. Menurutnya, dibutuhkan kerangka regulasi yang tepat untuk mendorong pembangkit listrik EBT, sekaligus membantu pengusaha nasional dengan skala usaha yang terbatas.

Saat ini, lanjut Riza, Peraturan Menteri ESDM Nomor 50 Tahun 2017, khususnya terkait skema build, own, operate and transfer (BOOT) membuat investasi di bidang ini menjadi tidak menarik.

"Seharusnya buat aturan yang baik, dengan itu menjadikan bank berminat untuk membiayai. Kalau tidak, sulit menimbulkan minat baru investasi di sektor ini," tandasnya. (Ridwan Nanda Mulyana)


Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Perbatasan Kalimantan Utara-Malaysia kini 100% berlistrik







Read More

Foto Lubang Hitam Pertama Mirip dengan yang di Film Interstellar - Tempo.co

Fisikawan teori Caltech Kip Thorne sebagai produser eksekutif dan konsultan ilmiah di film Interstellar sudah memprediksikan tampilan lubang hitam.
Read More

Bumi (Mungkin) Punya 'Kembaran' Baru, Jaraknya Sangat Dekat - Detikcom

Bintang terdekat dengan Matahari diperkirakan tidak hanya memilik satu, tapi dua planet yang mengitarinya, membuatnya semakin mirip dengan Tata Surya.
Read More